15-8-2009
13:50, Stasiun UI
Berawan,
mendung
Hembusan kencang
terbangkan dedaunan
di peron ini
hanya ada kamu dan aku
di peron ini
sulit untuk melamun
Perjalananku
timbulkan kebingungan
Hidupku
berisi kegamangan
Stasiun pintar
dapatkah aku berdaya ?
Tampilkan postingan dengan label stasiun. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label stasiun. Tampilkan semua postingan
Rabu, 14 Agustus 2013
Berdiri di Stasiun Bojonggede 3
15-8-2009
12:30, stasiun Bojonggede
Oh, gerbong ekonomi
Tiada juga kau bergerak
Penuh ramai
Tak jua aku tergerak
Pergi,
Aku hanya ingin pergi
Menapaki perjalanan hidup
Menyusuri relung besi dan kayu
Pergi,
oh, gerbong ekonomi
Aku telah pergi
Aku telah mati
Entah sejak kapan ...
oh, gerbong ekonomi
bertambahlah hantu mu
12:30, stasiun Bojonggede
Oh, gerbong ekonomi
Tiada juga kau bergerak
Penuh ramai
Tak jua aku tergerak
Pergi,
Aku hanya ingin pergi
Menapaki perjalanan hidup
Menyusuri relung besi dan kayu
Pergi,
oh, gerbong ekonomi
Aku telah pergi
Aku telah mati
Entah sejak kapan ...
oh, gerbong ekonomi
bertambahlah hantu mu
Berdiri di Stasiun Bojonggede 2
15-8-2009
stasiun Bojonggede
Tenang,
Terang dan ramai
Oh, gerbong ekonomi
Aku hanya tenang
Peron dan stasiun,
Manusia bergerak
Suatu yang diduga
benar tak terduga
Peron dan stasiun,
manusia bergoyang
Dentum denting irama
Oh, gerbong ekonomi
Aku hanya tenang
Tenang,
ramai berawan
oh, gerbong ekonomi
Kapankah kau membawaku pergi ?
stasiun Bojonggede
Tenang,
Terang dan ramai
Oh, gerbong ekonomi
Aku hanya tenang
Peron dan stasiun,
Manusia bergerak
Suatu yang diduga
benar tak terduga
Peron dan stasiun,
manusia bergoyang
Dentum denting irama
Oh, gerbong ekonomi
Aku hanya tenang
Tenang,
ramai berawan
oh, gerbong ekonomi
Kapankah kau membawaku pergi ?
Berdiri di Stasiun Bojonggede 1
15-8-2009
stasiun Bojonggede
Terik
Terang dan ramai
Oh, peron peneduh
Aku pun rasa gersang
Panas
Berdebu dan berasap
Oh, peron peneduh
Aku pun terbatuk
Ramai manusia
Ramai alat audio
Oh, peron peneduh
Aku rasa sunyi
Lembut
Semilir menyejukkan
Bendera yang melambai
Oh, peron peneduh
Aku rasa hampa
stasiun Bojonggede
Terik
Terang dan ramai
Oh, peron peneduh
Aku pun rasa gersang
Panas
Berdebu dan berasap
Oh, peron peneduh
Aku pun terbatuk
Ramai manusia
Ramai alat audio
Oh, peron peneduh
Aku rasa sunyi
Lembut
Semilir menyejukkan
Bendera yang melambai
Oh, peron peneduh
Aku rasa hampa
Langganan:
Postingan (Atom)